Read more

Nasionalisme Terancam

Di tengah keanekaragaman dan terkaman globalisasi, kedudukan Indonesia sebagai negara bangsa diuji kekokohannya. Di era sekarang muncul berbagai aliran dan paham keagamaan dan sosial politik yang mengusung berbagai ideologi baru, yaitu ideologi kanan dan kiri yang sesungguhnya tidak relevan dengan konteks keindonesiaan. Misalnya,munculnya organisasi yang mengusung ideologi proletariat atau sosialisme dan organisasi yang mengusung ideologi […]

Read more

Kontra Terorisme dengan Pancasila

Aksi keji terorisme kembali meledak di tengah kita. Seperti biasa, pemuka politik dan masyarakat muncul melancarkan kecaman untuk kemudian tak berkutik hingga teror kembali terjadi. Sesungguhnya terorisme adalah gejala permukaan dari kelalaian bangsa ini dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Seluruh teori sosial tentang terorisme bisa diringkas premis-premisnya ke dalam lima prinsip Pancasila. Pertama, terorisme itu mencerminkan […]

Read more

DEMORALISASI

DALAM mitologi suku Maya, setiap daur perhitungan panjang (5.126 tahun) menggambarkan sebuah zaman. Pada setiap zaman, Tuhan akan menurunkan seorang utusan yang saleh beserta para pengikutnya. Ketika daur tersebut berakhir  pada tahun tertentu, pada saat itu, bencana akhir zaman alias Kiamat terjadi.   Dari sudut pandang keilmuan, ramalan semacam itu tak perlu membuat kita khawatir, karena […]

Read more

Cinta Tanah Air dan Udara

CINTA dapat berarti kasih atau sayang baik pada orang/hewan maupun benda. Dengan cinta, orang rela menumpahkan darah dengan yang dicintai. Jika tidak, berarti cinta tersebut telah hilang. Tanah merupakan tempat kita berpijak dengan segala kekayaan di atasnya dan di dalamnya. Air dalam bahasa Indonesia mengandung arti zat berbentuk cair merupakan unsur yang terdiri dari hidrogen […]

Read more

Bhinneka Tunggal Ika; Semboyan Pemersatu Bangsa

Bangsa Indonesia lahir dari suatu proses sejarah pertumbuhan dan perjuangan yang panjang, kemudian menegara sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat melalui Proklamasi 17 Agustus 1945. Kemerdekaan bangsa membawa konsekuensi logis pada pergaulan antarbangsa yang sekaligus menghendaki pelibatan diri ke dalam pembangunan tata kehidupan dunia yang harmonis menuju kesejahteraan umat manusia. Disamping itu, bangsa Indonesia menyadari […]

Read more

Membangun Kembali Karakter dan Jati Diri Bangsa

Jati diri bangsa Indonesia adalah jiwa dan semangat sumpah pemuda Indonesia 28 Oktober 1928. Sumpah pemuda sebagai jati diri bangsa diloengkapi dengan tiga komponen lain yaitu Proklamasi, Pancasila, dan UUD 1945. Sumpah pemuda sebagai karya agung pertama the founding father, yang merupakan hasil jiwa dan semangat yang menyatu menjadi roh sumpah pemuda. Dengan kepekaan yang […]

Read more

Kebangsaan Harus Diperjuangkan

Terbukti globalisasi dan segala macam internasionalisme tidak dapat meniadakan eksistensi bangsa dalam kehidupan umat manusia. Sebab itu, bangsa Indonesia yang lahir dalam Sumpah Pemuda 1928 dan dinyatakan kemerdekaan dan kedaulatannya pada 17 Agustus 1945 harus selalu kita bina eksistensinya melalui perjuangan kebangsaan yang penuh semangat. Kebangsaan Indonesia tidak dapat lepas dari Dasar Negara Pancasila yang […]

Read more

Muda, Pintar, dan Terjebak Radikalisme

Simpatisan dan pendukung gerakan radikal banyak muncul dari kalangan anak-anak muda yang memiliki nilai akademik sangat bagus. Mereka juga umumnya belajar di sekolah atau perguruan tinggi favorit yang menjadi gudangnya anak-anak cerdas. Mengapa lebih banyak anak muda dan pintar yang terjebak radikalisme? Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Secara alami, kognisi atau proses mengolah […]

Read more

Refleksi Tahun Baru 2016; Sejarah dan Makna Kebangsaan Kita

Bagaimana menimbulkan rasa dan kegairahan berbangsa di tengah-tengah keragaman yang luar biasa (seperti Indonesia) ini tidaklah mudah. Indonesia sebagai satu bangsa adalah novum (sesuatu yang baru) di atas ranah sejarah ini. Sebelumnya, yang mendiami Nusantara ini adalah bangsa-bangsa (Volkeren). Ada bangsa Jawa, Sunda, Madura, Bali, Sasak, Sumba, Toraja, Batak, Nias, Papua, dan seterusnya. Bangsa-bangsa ini […]

Read more

PPKn dan Pembangunan Karakter Bangsa

Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sudah beberapa kali mengalami perubahan nama, mulai dari Pendidikan Moral Pancasila (PMP), Kewarganegaraan (KWN) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), sekarang Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), dan jika kurikulum yang baru diberlakukan tahun 2015 akan kembali kepada Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan […]